Kelebihan dan Kekurangan Investasi di Bibit Reksa Dana
Kelebihan dan Kekurangan Investasi di Bibit Reksa Dana

Kelebihan dan Kekurangan Investasi di Bibit Reksa Dana

PLUGMEDIA – Kelebihan dan Kekurangan Investasi di Bibit Reksa Dana

Berikut ini akan dijelaskan mengenai Kelebihan dan Kekurangan Investasi di Bibit Reksa Dana, semoga dapat memberikan manfaat.

Inilah penjelasan mengenai Kelebihan dan Kekurangan Investasi di Bibit Reksa Dana, simak selengkapnya berikut ini.

  • Kelebihan Investasi di Bibit Reksa Dana

Salah satu keuntungan berinvestasi di reksa dana online adalah biaya administrasi dan jenis biaya lainnya lebih mudah daripada berinvestasi langsung dengan manajer investasi.

Selain itu, semua pembelian dari Reksa Dana Seeds bebas komisi, sehingga juga menawarkan keuntungan lain seperti bebas komisi.

Modal investasi minimal mulai dari Rp. Nominal 100.000 yen karena kenyamanan investor. Benih tidak secara langsung menghemat uang Anda, jadi biaya dan benih tidak berperan dalam melindungi dana Anda. Dana yang diinvestasikan akan ditransfer langsung ke bank kustodian dan dikelola oleh perusahaan yang memiliki izin dari OJK.

Keuntungan lain dari berinvestasi di reksa dana melalui benih adalah bahwa dukungan teknologi tinggi dengan pendekatan modern terhadap teori portofolio telah terbukti menjaga risiko dan meningkatkan pengembalian melalui diversifikasi. Investasi yang dirancang khusus sesuai dengan profil risiko investor.

Tidak hanya itu, platform ini juga menawarkan fitur auto-balancing untuk menjaga alokasi yang optimal.

Dan masih banyak manfaat lainnya seperti pembukaan rekening digital instan dalam hitungan menit tanpa formulir, tanpa perencana keuangan, tanpa spreadsheet.

  • Kekurangan Investasi di Bibit Reksa Dana

Selain benih yang memiliki berbagai kelebihan seperti aplikasi investasi di atas, ada juga kekurangannya sebagai berikut.

Robo-advisor, yang dianggap sebagai satu-satunya alat untuk mengidentifikasi profil risiko, tidak selalu menawarkan pengembalian terbaik saat memilih jenis reksa dana.
Karena terbatasnya jumlah produk reksa dana yang tersedia dalam aplikasi, investor tidak bebas memilih underlying fund.
Pertanyaan survei yang diberikan terbatas, mengelompokkan berbagai profil risiko menjadi hanya 10 jenis.

  • Jenis Reksa Dana yang Direkomendasikan Bibit

Sebelum Anda mulai berinvestasi di Seeds, Anda harus mulai dengan mengidentifikasi empat jenis reksa dana yang dapat Anda pertimbangkan saat menginvestasikan uang Anda di reksa dana.

1. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana pasar uang adalah jenis dana dasar yang 100% diinvestasikan pada instrumen pasar uang seperti obligasi dengan jangka waktu kurang dari 1 tahun, deposito berjangka dan sertifikat Bank Indonesia (SBI).

Dengan mengurangi waktu, reksa dana jenis ini dapat mengurangi risiko. Reksa dana tunai adalah yang paling aman dibandingkan dengan jenis lainnya. Tapi jelas keuntungan atas orang lain minimal. Pengembalian fundamental pasar uang jauh lebih tinggi daripada deposito tetap.

Penempatan reksa dana di pasar uang primer, yaitu:

  • setoran bank umum default
  • Setoran ke Bank BNI
  • Deposit ke Bank OCBC NISP
  • Setoran ke bank BTPN
  • Obligasi jangka pendek Sarana Multigriya Financial

2. Reksa dana obligasi

Seperti namanya, jenis dana ini biasanya dicadangkan untuk investasi pada obligasi. Ketika Anda membeli Dana Obligasi Fundamental, sebagian besar akumulasi uang publik dibeli oleh manajer investasi dengan hutang jangka panjang. 80% komposisi portofolio pendapatan tetap reksa dana terdiri dari surat utang dan sisanya adalah instrumen pasar uang. Jadi dari mana sumber daya dasar ini berasal?

Jawabannya terletak pada pembayaran kupon obligasi yang diterima manajer investasi. Menerima kupon sebagai bunga berarti harga Fundamental Fund akan naik, yang jelas akan mempengaruhi penghasilan Anda sebagai investor obligasi Fundamental Fund.

3. Reksadana saham

Komposisi reksa dana saham yang lebih luas adalah komposisi yang 80% dialokasikan untuk efek ekuitas dan sisanya dialokasikan untuk obligasi atau efek pasar uang.

Alokasi ekuitas yang besar menjadikan portofolio ini paling berisiko dibandingkan reksa dana lainnya.

Namun, potensi keuntungannya juga paling besar. Di Bibit, unit investasi reksa dana BNI AM IDX30 terdiri dari 99% ekuitas dan 1% kas dan deposito.

Dengan kata lain, sebagian besar dana yang didanai publik dibeli dalam bentuk saham oleh manajer investasi. Daerah yang memberikan donasi terbesar adalah:

  • Astra Internasional
  • Bank Mandiri
  • Bank BRI
  • Bank BCA
  • Telekom I

Demikian penjelasan mengenai Kelebihan dan Kekurangan Investasi di Bibit Reksa Dana. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.